Selasa, 30 Desember 2025

REFLEKSI AKHIR TAHUN ICMI Pusat : ”Politik, Hukum, dan Pembangunan"

 ICMI Pusat  bersama Center For Information and Development Studies Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (CIDES ICMI)  Webinar Nasional REFLEKSI AKHIR TAHUN: ”Politik, Hukum, dan Pembangunan yang dilaksanakan pada:


Hari, Tanggal: Selasa 30 Desember 2025

Waktu: Pukul 19.30 - 21.30 WIB.

Pengantar: Prof. Dr. Didin Muhafidin, S.IP., M.Si, Sekretaris Dewan Pakar ICMI Pusat

Pembuka: Prof. Dr. Arif Satria, SP., M.Si Ketua Umum ICMI.


Sambutan : Prof. Dr. Arif Satria, SP., M.Si Ketua Umum ICMI


 Kepala Badan Riset Nasional (BRIN).


                    ICMI harus hadir sumber inspirasi perubahan dengan mengintegrasikan gagasan keilmuan dan aksi nyata untuk mendorong kemajuan bangsa di berbagai bidang seperti pendidikan, ekonomi syariah, teknologi, dan sosial, melalui kolaborasi, inovasi, serta perumusan solusi konstruktif terhadap isu-isu kebangsaan, menjadikannya poros perubahan yang adaptif dan transformatif.
. 

1.Prof. Dr. Mahfud MD, Wakil Ketua Dewan Penasihat ICMI Pusat

    Fokus refleksi hukum 2025 tertuju pada dua aspek utama: penegakan hukum dan substansi hukum, yang keduanya saling terkait dan tak terpisahkan.

    Harapan di tahun 2026 adalah penegakan hukum yang berkeadilan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Anomali dalam penegakan hukum diharapkan semakin sedikit, sehingga penegakan hukum yang baik menjadi norma, bukan lagi pengecualian.


2.Dr.-Ing. Ir. Ilham Akbar Habibie, MBA. Ketua Dewan Pakar ICMI Pusat


    Inovasi keharusan yang dimanfaatkan membuat ekonomi kuat melalui proses yang bersinambungan yang ujungnya harus menjadi INDUSTRI.


3. Dr. Aviliani, SE., M.Si., Ketua Koordinasi Ekonomi Nasional, Majelis Pengurus Pusat ICMI

    Kebijakan ekonomi 2025 menunjukkan menguatnya peran negara. Setelah lama diserahkan pada mekanisme pasar, negara lebih aktif melalui belanja sosial, intervensi pangan, dan pengelolaan aset strategis.

beberapa upaya untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 5% pada 2025. Pertama, menyelesaikan pembayaran utang-utang BUMN ,  pemerintah juga perlu meningkatkan investasi serta perlu meningkatkan belanja setelah program efisiensi sepanjang awal 2025.

4. Prof. Dr. Lili Romli, Ketua Koordinasi Politik, Majelis Pengurus Pusat ICMI


    Fase krusial dalam perjalanan politik indonesia pasca pemilu 2024, menjadi momentum ujian bagi kualitas demokrasi termasuk penyempitan ruang demokrasi,Politik nasional tampak sibuk mengelola kompromi kekuasaan, sementara agenda reformasi struktural berjalan lebih lambat dari harapan publik.

5.Prof. Dr. Andi Faisal Bakti, MA., Ph.D., Direktur CIDES ICMI



        Indonesia selalu punya cara untuk pulih, meski pelan-pelan. Di tengah segala tantangan, kita terus belajar bahwa kekuatan bangsa ini ada pada warganya, yang masih mau peduli, meski lelah. Yang masih mau berharap, meski realita kadang berat.



    Untuk merealisasikan cita-cita besarnya, ICMI perlu memperkuat penetrasi program hingga ke akar rumput,meningkatkan kapasitas anggotanya secara profesional dan,mencari model penguatan finansial organisasi serta memastikan program benar-benar menjangkau kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.

    Sinergi ICMI dengan pemerintah pusat sampai kecamatan sektor swasta, kampus, dan komunitas agar menghasilkan dampak nyata. Di tengah cita-cita membangun kualitas cendekiawan muslim , peran ICMI yang memberikan kontribusi bagi umat.


Wasalam,

Bidang Pengembangan ekonomi syariah,  koperasi & UMKM - ICMI Ciputat Timur Tangerang Selatan.


Tidak ada komentar: